SDN 005 Sekupang Batam terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan adaptif melalui pelatihan penguatan kapasitas guru yang berlangsung pada 9–10 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong implementasi Sekolah Ramah Anak (SRA) sekaligus pengembangan pembelajaran berbasis teknologi digital di lingkungan sekolah.

Pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif penguatan pendidikan yang didukung oleh PT Trakindo Utama melalui Program Gerakan Transformasi Edukasi. Program ini telah berjalan sejak 2013 dan dalam beberapa tahun ke depan akan semakin menekankan pengembangan budaya sekolah yang berpihak pada anak.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Batam, Qurniadi, M.Pd, beserta jajaran dinas, perwakilan PT Trakindo Utama Suyanti, serta Kepala Sekolah dan seluruh dewan guru SDN 005 Sekupang Batam. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan kuat terhadap upaya transformasi pendidikan di tingkat satuan pendidikan.

Dalam sambutannya, Qurniadi menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital perlu diiringi dengan penguatan karakter serta pemahaman yang mendalam dalam proses pembelajaran.

“Teknologi seperti AI dan koding harus menjadi alat untuk mencapai pembelajaran yang lebih mendalam, bukan sekadar penguasaan alatnya saja. Yang paling utama, pengembangan karakter harus berjalan beriringan dengan peningkatan pengetahuan anak-anak kita,” ujar Qurniadi, M.Pd.

Sementara itu, perwakilan PT Trakindo Utama, Suyanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga mendorong guru untuk mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual melalui metode Challenge Based Learning (CBL). Melalui pendekatan ini, siswa diajak untuk mengidentifikasi dan memecahkan persoalan nyata di lingkungan sekitar mereka.

Menurutnya, pembelajaran yang relevan dengan kehidupan sehari-hari akan membantu siswa mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Kami ingin memastikan sekolah menjadi ruang yang humanis dan adaptif. Melalui inovasi pembelajaran ini, karya-karya kreatif siswa nantinya dapat memperoleh ruang apresiasi, salah satunya melalui ajang Trakindo Innovakids 2026,” jelas Suyanti.

Selama dua hari pelaksanaan, para guru mendapatkan penguatan kapasitas terkait pengelolaan kelas yang ramah anak, pemanfaatan teknologi digital secara aman, serta integrasi pembelajaran berbasis koding dan kecerdasan buatan dalam kegiatan belajar mengajar.

Melalui kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kota Batam dan PT Trakindo Utama, kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat terbentuknya budaya sekolah yang menghargai martabat anak sekaligus mendorong lahirnya praktik pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan berkelanjutan.

By Redaktur Aksiku

Redaktur Portal Aksiku.id - Inspirasi Inovasi Pendidikan, ruang digital yang diciptakan untuk membangkitkan gagasan, membuka kemungkinan, dan memperkuat gerakan edukasi di Indonesia yang relevan dengan masa kini.