SD Inpres Watutumou kembali melanjutkan komitmennya dalam penguatan kapasitas sekolah melalui Lokakarya Generasi Trakindo Tahap 2 yang dilaksanakan pada 12–13 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus pendalaman materi setelah pelaksanaan pelatihan tahap pertama.

Sesi pembukaan dihadiri oleh dua Pengawas Sekolah sebagai perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa Utara. Turut hadir pula perwakilan PT Trakindo Utama Cabang Manado yang selama ini konsisten mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui Program Generasi Trakindo.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dan kaji ulang implementasi pelatihan tahap pertama. Pada sesi review dan diskusi kemajuan sekolah, peserta melakukan refleksi bersama terhadap capaian yang telah diraih serta tantangan yang masih dihadapi. Hasil diskusi kemudian dituangkan dalam bentuk peta konsep menggunakan Canva, sehingga setiap gagasan dapat terpetakan secara sistematis dan mudah ditindaklanjuti.

Diskusi tersebut memunculkan sejumlah temuan positif. Sekolah telah membentuk Tim Sekolah Ramah Anak (SRA) sebagai langkah konkret dalam membangun budaya sekolah yang aman dan inklusif. Selain itu, komitmen tersebut juga diperkuat dengan pemasangan spanduk SRA sebagai bentuk sosialisasi nilai-nilai perlindungan anak kepada seluruh warga sekolah.

Pada sesi berikutnya, peserta mendapatkan materi unplugged coding, sebuah pendekatan pembelajaran konsep pemrograman tanpa menggunakan perangkat komputer. Metode ini memberikan pemahaman dasar logika komputasi melalui aktivitas yang interaktif dan kontekstual, sehingga mudah diterapkan di kelas.

Memasuki hari kedua, materi difokuskan pada penguatan Computational Thinking, yang menekankan kemampuan berpikir sistematis, pemecahan masalah, serta penyusunan langkah-langkah logis dalam menyelesaikan persoalan. Sesi ini dilanjutkan dengan praktik pembuatan gim sederhana berbasis HTML, memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk mengembangkan media pembelajaran digital yang kreatif dan aplikatif.

Lokakarya Tahap 2 ini tidak hanya menjadi forum peningkatan kompetensi teknis, tetapi juga ruang konsolidasi komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui sinergi antara sekolah, Dinas Pendidikan, dan dunia usaha, SD Inpres Watutumou terus memperkuat langkah menuju lingkungan belajar yang inovatif, ramah anak, dan berkelanjutan.

By Redaktur Aksiku

Redaktur Portal Aksiku.id - Inspirasi Inovasi Pendidikan, ruang digital yang diciptakan untuk membangkitkan gagasan, membuka kemungkinan, dan memperkuat gerakan edukasi di Indonesia yang relevan dengan masa kini.